Damai Bukanlah Ketika Hidup Bergelimang Uang, Tetapi Hati Yang Teguh Dalam Iman

Loading...
Loading...
Uang memang begitu menggiurkan, tak ada yg tak membutuhkan uang didunia ini, bahkan dahulu hingga saat ini, dan tak dipungkiri dari makanan, pakaian, tempat tinggal hingga pendidikan semuanya membutuhkan uang.


Tapi meskipun sekasat mata uang adalah sesuatu yang penting dalam kehidupan ini, kita juga harus terus menyadari bahwa yang paling penting dalam hidup adalah rasa keimanan, karena dengan keimanan kita akan selalu damai meskipun uang yang kita miliki sedikit.

Namun, saat uang mulai menguasai hati dan dijadikan ambisi maka tentu kita tidak akan bisa merasakan kedamaian lagi, karena dalam hati hanya ada duniawi semata.

Secara Kasat Mata Uang Memang Menjadi Segala-Galanya Dalam Hidup, Tetepi Dengan Uang Saja Tidak Cukup Jika Iman Tak Ada Dihati


Iya, secara kasat mata uang mungkin memang menjadi segala-galanya dalam kehidupan yang kita jalani, tetapi dengan uang saja tentu tidak akan membuat semuanya baik-baik saja jika iman tak ada dihati.

Buktinya banyak diantara kita yang bergelimangan uang, tetapi rasa damai dihati tak bisa dirasa dengan baik. Sebab apa? Sebab hati yang hanya berisi duniawi semata, akan menjadikan kita lupa bahwa dunia hanyalah persinggahan semata, dan dari situlah hati kita tidak akan merasa puas sebab kita lupa untuk bersyukur.

Hidup Akan Menjadi Seadanya Jika Hati Dikuasai Oleh Uang, Karena Harta Dunia Memang Melenakan Sehingga Membuat Pemiliknya Lupa Beriman


Dan ketika hati sudah dikuasai oleh uang, maka kita akan menjadi seadanya dalam menjalani hidup. Bisa jadi kita akan lupa caranya menghamba kepada Allah, karena pada hakekatnya harta dunia memang melenakan, sehingga bisa seketika uang akan menjadikan pemiliknya lupa untuk beriman kepada yang menciptakan uang.

Tak Ada Yang Melarang Untuk Menyenangi Uang, Tetapi Seberapa Senang Kita Menyenangi Uang Tetaplah Jaga Keimanan


Memang benar, tidak ada yang melarang kita untuk menyenangi uang, tetapi seberapa senang kita terhadap uang tetaplah sadar bahwa keimanan terlebih dahulu kita senanagi.

Uang akan mendamaikan dan menyenangkan pemiliknya, tetapi saat hatinya terjaga selalu dengan keimanan, karena dengan keimanan dihati kitapun akan tahu bagaimana caranya menggunakan uang itu dengan bujaksana dan baik menurut Allah.

Pandailah Menyenangi Uang, Tetapi Lebih Pandailah Untuk Menjaga Keimanan Terlebih Dahulu


Maka, pandailah menyenangi uang, tetapi lebih pandailah untuk menjaga keimanan terlebih dahulu, sebab jika iman terlebih dulu mendasar dihati maka tentu dalam menyenangi harta dunia yang berupa uangpun kita tidak akan terlalu berambisi.

Sehingga untuk berbuat hina demi mencari uang dibuminya Allah ini tidak akan pernah kita lakukan, sebab jika iman sudah dihati maka nafsupun akan selalu terkendali dengan bijaksana.

Uang Akan Mendamaikan Jika Kita Mampu Menjaga Dengan Iman, Tetapi Iman Selamanya Tak Bisa Didamaikan Dengan Uang 


Ingat, uang akan mendamaikan dan akan membuat semua urusan didunia seakan-akan lebih mudah jika kita mampu membelinya dengan iman, tetapi sebaliknya iman selamanya takkan bisa damai hanya dengan uang semata, sebab iman akan menjadi kuat dan terasa mendamaikan jika kita pandai mengatur langkah untuk terus merujuk kepada Allah. Maka dari itu damaikan hati dengan keimanan karena dunia tak akan pernah habis untuk dikejar.

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

Dari Abu Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” [HR. Muslim]

Jangan lupa like, share dan amalkan ya, semoga bermanfaat untuk kita semua   


Source: humairoh.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel