Membantu Pekerjaan Istri Di Rumah Itu Sunnah, Karena Sebaik-Baiknya Suami Adalah Yang Membantu Istri

Loading...
Loading...

Sekedar info untuk para muslimah, jika telah bersuami nanti dan suami anda adalah seseorang yang lebih suka untuk berada di rumah, maka berbahagialah!. Itu salah satu ciri suami yang baik. Apalagi jika suami itu mau dan tak sungkan membantu istrinya untuk melakukan pekerjaan rumah, ia pantas dijuluki suami terbaik.

Muslimah yang baik harus dapat menghargai itu dan perbanyaklah bersyukur, karena dalam hidupmu telah hadir sosok lelaki, sosok calon ayah (jika belum ada anak) yang luar biasa. Jangan kita anggap membantu pekerjaan istri di rumah adalah hal kecil yang semua orang bisa, oh tidak. Membantu istri berbenah, membersihkan isi rumah, membantu merawat anak-anak, bahkan ikut memasak di dapur, bukan hal sepele. Seorang suami ‘biasa’ tak akan mampu melakukannya.

Dalam sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Bukhari diceritakan bahwa nabi Muhammad sering sekali membantu Aisyah istri nabi bunyi hadistnya seperti berikut :

Dari Al-Aswad, ia bertanya kepada ‘Aisyah, “Apa yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan ketika berada di tengah keluarganya?” ‘Aisyah menjawab, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membantu pekerjaan keluarganya di rumah. Jika telah tiba waktu shalat, beliau berdiri dan segera menuju shalat,” (HR. Bukhari).

Keterlibatan Rasulullah membantu istrinya di rumah merupakan bentuk kerendahan hati (tawadhu’) beliau. Sikap ini juga mulia karena muncul dari akhlak terpuji yang dicontohkan seorang Nabiyullah yang mulia.

Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan contoh demikian, maka membantu istri di rumah menjadi sunnah bagi umatnya. Perbuatan itu berpahala sekaligus dicintai Allah ‘Azza wa Jalla. Sifat ini menunjukan rasa Ketawadhu’an yang sangat tinggi dan inilah yang nanti akan membuat Allah meninggikan derajat.

Membantu istri di rumah juga akan membuat seorang suami makin dicintai. Ia juga akan lebih dekat dengan anak-anaknya dan mendapat kesempatan lebih banyak untuk turut mendidik mereka. Inilah sejatinya keluarga sakinah yang dibalut mawaddah dan rahmah.

Secara tegas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengingatkan bahwa suami terbaik adalah suami yang paling baik pada keluarganya, yakni istri dan anak-anaknya.

Nah, tertarik jadi suami terbaik? Cobalah mengikuti cara Rasulullah. Bekerja samalah dengan istri agar Anda menjadi suami terbaik dan ayah terbaik untuk anak-anak Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel