Wanita Ini Tegar Antar Suami Nikah Lagi, Ternyata Ini Tugas Tak Terduga untuk Istri Kedua

Loading...
Loading...

Aksinya yang antar Suami nikah lagi jadi viral, wanita ini ungkap alasan dan tugas istri kedua nantinya.

Belakangan publik dihebohkan dengan kisah seorang istri yang rela menghantar Suaminya untuk menikah lagi.

Beredar video dan foto bagaimana istri pertama ini mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan Suaminya untuk menikahi istri kedua.


Aksi istri pertama ini menjadi viral setelah dibagikan oleh beberapa akun Instagram dan Facebook.

Awalnya video ini pertama kali diunggah oleh akun TikTok Neng Ros Sutriadi Ro, yang diduga kakak dati istri pertama.

Siapa sangka, dibalik ketegaran hatinya wanita yang merelakan Suaminya menikah lagi memiliki alasan tersendiri.

Bahkan ia pun meminta agar warganet tidak menghujat sang suami, melainkan dirinya saja.

Tampak dari video yang beredar, istri pertama ini terlihat mempersiapkan semua perlengkapan pernikahan suaminya.

Mulai dari memakaikan sorban di atas kepala hingga mempersiapkan mas kawin yang akan diberikan pada istri kedua nanti.

Bukannya tegang, sang istri pertama justru berusaha untuk mencairkan suasana dengan mengajak sang suami bercanda jelang akad nikah keduanya nanti.

Sesekali istri pertama ini memeluk erat suaminya yang sebentar lagi juga akan menjadi suami wanita lain.

Setibanya di lokasi, wanita muda ini kembali merapikan penampilan suaminya agar terlihat sempurna.

Hingga kemudian, mereka turun mobil untuk menuju lokasi pernikahan.

Sang istri pertama menggenggam mas kawin untuk istri kedua yang disimpan dalam kotak bentuk love warna merah.

Sesaat setelah di lokasi ijabl kabul, istri pertama itu memakaikan sorban suaminya.

Ia tampak begitu telaten mengurusi suaminya yang akan menikah kembali.

Kemudian, sang istri pertama mencium tangan dan memeluk sang Suami.

Setelah itu sambil bergandengan tangan, istri pertama mengantarkan Suami menuju tempat akad nikah.

Sambil menghilangkan ketegangan, istri pertama ini sesekali mengajak ngobrol sang suami.

Lantas, calon istri kedua pun datang mengenakan gaun pengantin cantik warna putih.

Rupanya sang istri pertama sudah menunggunya. Setelah sang pengantin tiba, istri pertama menggandengan tangan calon istri kedua suaminya.

Istri pertama dan calon istri kedua ini pun bergandengan tangan naik tangga menuju tempat ijab kabul.

Tak hanya itu, istri pertama ini turut perhatian membetulkan riasan dan penampilan calon istri kedua suaminya.

Begitu tiba, masih sambil bergandengan tangan, istri pertama menggiring calon istri kedua untuk duduk di dekat suaminya.

Setelah pembacaan ijab kabul, Suami, istri pertama dan istri kedua ini pun menangis bergantian bersalaman dengan orang tua dan mertua.

Begitu tiba, masih sambil bergandengan tangan, istri pertama menggiring calon istri kedua untuk duduk di dekat suaminya.

Setelah pembacaan ijab kabul, Suami, istri pertama dan istri kedua ini pun menangis bergantian bersalaman dengan orang tua dan mertua.

Sang istri pertama meminta agar masyarakat jangan salah pakah dan menjeklek-jelekkan suaminya.

"Tolong jngn salah faham jngn smpe menjelek2n Suami saya," tulis istri pertama.

Ia juga mengaku telah menyiapkan semua perlengkapan pernikahan kedua sangSuami.
Karena itu, meminta dirinya saja yang dihujat dan jangan sangSuami.
"krna disini yg menyiapkan semua dari awal lamaran belanja mas kawin menyiapkan semua peralatan akad itu saya. Jika memang semua pengen benci mejlek2n bukan ke Suami saya tp kesaya ajh. Karena Suami saya tidak tau apa2."

Ia juga mengaku telah menyiapkan semua perlengkapan pernikahan kedua sangSuami.
Karena itu, meminta dirinya saja yang dihujat dan jangan sangSuami.
"krna disini yg menyiapkan semua dari awal lamaran belanja mas kawin menyiapkan semua peralatan akad itu saya. Jika memang semua pengen benci mejlek2n bukan ke Suami saya tp kesaya ajh. Karena Suami saya tidak tau apa2."

Sedangkan untuk istri pertama akan mengelola pesantren"Kenapa saya mencari yang kedua? Untuk membantu perjuangan Suami saya dalam agama. Perjuangan Suami saya mempunyai perusahaan yang harus di menej di kelola."

"Istri kedua untuk memegang perusahaan. Klo istri pertama untuk memegang pesantren," tandasnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel