Hadirkan Kejujuran, Kepercayaan Dan Komunikasi Yang Baik Agar Rumah Tangga Menjadi Tenang

Loading...
Loading...
Pernikahan berjalan bersamaan dengan kemauan masing-masing pasangan untuk saling jujur, percaya, dan berkomunikasi. Tanpa kejujuran, apalah arti kasih sayang yang pernah diucapkan. Tanpa kepercayaan, rumah tangga hanya akan diisi kecurigaan. Tanpa komunikasi, keduanya akan kehilangan arti kehadiran pasangan.


Ketiga hal tersebut adalah pilar pernikahan yang sepatutnya dijaga dengan baik. Jika suami Bunda mau bekerja keras menjaga ketiganya, Insyaallah pernikahan berjalan dengan baik.

Ketiga hal itu tak boleh diabaikan. Kalau saja diabaikan, tentu akan menimbulkan dampak yang tak diinginkan. Para pakar pernikahan sangat memperhatikan tiga hal ini. Banyak pertengkaran suami istri terjadi karena ketiga hal ini tidak terjaga dengan baik.

Seiring bertambahnya usia rumah tangga dari hari ke hari, maka harus bertambah dewasa pula sikap kita dalam memilih dan memilah informasi yang dapat dipercaya. Pilihlah informasi yang berasal dari orang-orang yang tsiqoh (terpercaya). Bila memungkinkan, apa yang mereka sampaikan pun harus disertai oleh fakta dan data akurat. Sehingga apa yang akan kita sampaikan pada pasangan tidak hanya berdasar pada prasangka atau emosi belaka.

Jangan sampai, apa yang terjadi antara kita dan pasangan menjadi konsumsi publik dan hanya menjadi bahan cemooh orang-orang yang berpenyakit hati.

Bermodalkan rasa cinta sama sekali tidak cukup jika Anda menjalin sebuah hubungan, tapi harus diiringi dengan kepercayaan. Kepercayaan melibatkan kemampuan untuk memikirkan kebutuhan orang lain dan membuat pilihan dengan menghormati pandangan pasangan tanpa menuruti ego sendiri. Ya, cinta bisa menjadi egois ketika tidak didasari dengan kepercayaan.

Keterbukaan merupakan kunci awal yang paling ampuh untuk menghadapi tantangan dan memecahkan persoalan dalam kehidupan berumah tangga. Suami dan isteri dituntut saling terbuka dan menyampaikan perasaan serta keinginan dirinya secara leluasa.
Jangan ada hambatan komunikasi antara mereka berdua sejak dari awalnya, karena membiasakan diri berkomunikasi dengan penuh keterbukaan dan kelegaan hati akan membuat hubungan akan tetap baik-baik saja.

jangan merasa diri paling benar ketika mendapati kasalahan yang dilakukan oleh pasangan. Selalu sadarilah bahwa kita juga masih mempunyai kekurangan, hanya saja saat diri kita berada diposisi yang benar, Allah tengah menjaga kita.

Tetapi siapa yang tahu tentang keadaan kita nanti, besok dan lusa, karena bisa saja kesalahan kita akan lebih parah dari apa yang dilakukan pasagan kita. Jadi tidak usah merasa diri paling benar untuk menyingkap suatu permasalahan, agar tercipta saling mengingatkan satu sama lain.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel