Patuhlah dan Hormati Ibumu, Karena Doa Ibu Lebih Mulia dari Doa Seorang Ulama Sekalipun

Loading...
Loading...

Di Hadromaut (Yaman), setiap orang yang datang menghadap Habib Salim atau Habib Sepuh yang Alim di Tarim untuk minta didoakan, selalu mendapat pertanyaan yang sama :

" Apakah kamu masih memiliki permata (IBU) di rumahmu ? "

Jika jawabnya masih, maka beliau dengan halus mengatakan :
" Tahukah, bahwa doa Ibu untukmu , lebih mulia dan makbul dari pada doa seorang Wali Besar sekalipun "

Rasulullah ﷺ bersabda :" Orang tua adalah pintu surga yang paling tengah , maka jangan sia-siakan pintu itu atau jagalah Ia (Ibu)
(HR. TIRMIDZI).

Ibu adalah pintu surga bagi anak-anaknya dan ayah adalah Jembatan menuju kepadanya, air susu ibu yang kita minum adalah saripati makanan hasil jerih payah keringat ayahmu yang mencari nafkah untuk keluarganya. Karena itu muliakan Mereka .

Seorang datang kepada Rasulullah Shalallahu' alaihi Wasallam dan berkata Wahai Rasulullah kepada siapa aku harus berbakti pertama kali? Nabi Sahalallahu alaihi Wasallam menjawab "Ibumu" dan orang tersebut kembali bertanya," kemudian siapalagi Nabi Shallallahu alaihi wasallam menjawab,"Ibumu"orang tersebut bertanya kembali," kemudian siapa lagi beliau menjawab, "Ibumu" orang tersebut bertanya kembali," kemudian siapa lagi Nabi Shallallahu alaihi wasallam menjawab, "kemudian Ayahmu"
[HR.Al Bukhari].

Kedudukan ibu berada tiga tingkat diatas ayah. Doa ibu mampu menembus langit dan sangat mustajab di hadapan Allah. Karena itu muliakanlah. Jangan sampai kalian menyakitinya, membuatnya menangis, apalagi sampai memancing emosinya hingga mengeluarkan sumpah serapah atau kata-kata buruk.

“Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.’” [Al-Israa’ : 23-24]

“Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.’” [Al-Israa’ : 23-24]

Read more https://almanhaj.or.id/989-menggapai-ridha-allah-dengan-berbakti-kepada-orang-tua.html
Bersyukurlah jika masih memiliki orang tua, khususnya ibu. Ia akan senantiasa mendoakan kita dalam setiap shalatnya, dalam setiap waktu sepertiga malam-malamnya.

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Qs. Luqman : 14)

Ayat diatas menyebutkan keutamaan seorang ibu yang mengandung dalam kondisi lemah bertambah-tambah dan menyusui. Dengan demikian kita bisa mengetahui bagaimana posisi Ibu dalam islam. Beliau sangatlah mulia dan wajib dimuliakan, bahkan melebihi posisi seorang ayah.

Oleh karenanya maka berusahala untuk berbakti pada orang tuamu terutama pada Ibumu. Karena hari esok kita ada di desah doa-doanya setiap malam. Dan doa ibu itu mampu menembus langit, begitu mustajab dihadapan Allah. maka muliakanlah ibumu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel