Belajar dari Kisah Nunki yang Diduga Tertular Corona dari Kembalian & Belanjaan

Loading...
Loading...

Melalui video di akun YouTube resminya, Ganjar Pranowo berbagi kisah dengan Nunki Herawati. Seorang warga Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah itu dinyatakan positif Corona saat hamil empat bulan. Padahal, selama ini ia selalu di rumah saja.

Nunki yang saat itu bercerita kepada Ganjar lewat video call mengungkap bahwa ia tertular virus Corona bukan karena suaminya yang seorang dokter. Ibu dua anak itu menduga dari hal-hal kecil yang sebelumnya tak pernah terpikirkan kalau itu menjadi perantara virus Corona. Selain menduga tertular dari tukang sayur, Nunki juga menduga tertular dari belanjaan dan uang kembalian.

"Kalau nebak-nebak ya pasti saya tiap harinya bertemu dari tukang sayur terus belanja. Ada kemungkinan dari beliau-beliau ya karena enggak hanya satu tukang sayur," ujarnya di video YouTube Ganjar Pranowo yang tayang baru-baru ini.

"Ada kemungkinan dari mereka, bakul mereka pun bertemu puluhan orang. Dia mengambil barang dagangan, plastik belanjaan, sama mungkin dari uang kembalian Pak," sambungnya.

Nunki merasa belum aware saat itu kalau uang kembalian atau barang-barang di sekitarnya bisa menjadi perantara virus Corona. Nah, dari kisah Nunki ini kita bisa belajar banyak Bunda bahwa virus Corona bisa menempel pada uang.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa virus ini mampu bertahan hidup di uang (kertas atau logam) selama hitungan hari.

"Uang sering berpindah tangan dan dapat menjadi tempat tinggal bagi berbagai jenis bakteri dan virus, termasuk virus corona. Kami akan menyarankan orang-orang untuk mencuci tangan setelah memegang uang kertas dan menghindari menyentuh wajah," imbuh salah satu juru bicara WHO.

Bila memungkinkan, WHO juga menyarankan masyarakat untuk lebih memaksimalkan penggunaan metode pembayaran tanpa kontak, alias elektronik atau cashless, Bunda.

Muhammad Munir, seorang ahli virus Lancaster University di Inggris, mengatakan bahwa upaya mendekontaminasi uang kertas harus tetap dibarengi dengan menjaga kebersihan tangan.

"Tetap, menjaga kebersihan tangan adalah cara terbaik untuk mengurangi risiko penularan virus. Rajinlah mencuci tangan atau menggunakan sanitizer berbasis alkohol. Virus corona dapat menyebar melalui permukaan yang terkontaminasi seperti gagang pintu dan juga uang," pesan Munir.

Jadi, jangan lupa untuk sering cuci tangan setelah menyentuh benda-benda yang mudah terkontaminasi virus Corona ya, Bunda.


Sumber: haibunda.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel