Berbaik Hati Lah Kepada Tetanggamu, Karena Ketika Kita Tertimpa Musibah Tetangga Adalah Orang Pertama Yang Akan Menolong

Loading...
Loading...

Islam tidak hanya berhubungan dengan Sang Khalik (hablum minal-laahi), tetapi juga mengutamakan hubungan sosial (hablum minan-naas).

Bertetangga adalah suatu keharusan, sebagai konsekuensi kita sebagai mahluk sosial. Ajaran Islam sarat dengan pesan-pesan yang mengarahkan kita untuk menata kehidupan bertetangga. Islam sangat memperhatikan hal ini, bahkan memberikan aturan main demi tercapainya masyarakat yang kondusif

Kedudukan tetangga dalam islam bagi orang muslim

Hak dan kedudukan tetangga bagi seorang muslim sangatlah besar dan mulia. Sampai-sampai sikap terhadap tetangga dijadikan sebagai indikasi keimanan. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia muliakan tetangganya” (HR. Bukhari 5589, Muslim 70)

Islam melarang sesama tetangga saling berselisih, saling menyakiti, egois, individualistis, dan apriori. “Wahai Abu Dzar,” kata Nabi saw, “Jika kamu memasak sayur, maka perbanyaklah airnya, dan berilah tetanggamu bagian dari sayur itu.”
(HR Muslim)

Bahkan dalam suatu riwayat, Rasulullah saw mengecam satu tetangga yang menyakiti tetangganya, dan mengategorikan orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. (HR.Bukhori).

Dari hadits tersebut, ada tiga catatan yang harus diingat untuk kehidupan di dalam bertetanngga.

1. Islam menanamkan sikap saling tolong-menolong dalam bertetangga dan menjauhi sifat individualistis.
Tolong menolong dalam hal apapun yang bersifat positif. Jangan sampai kita melihat tetangga yang membutuhkan pertolongan namun tidak ada rasa ringan tangan.

2. Kedua, selalu berbuat baik (saling memperhatikan) sesama saudara dekatnya (tetangga). Dalam contoh ketika kita memasak makanan yang banyak berilah sedikit dari apa yg kita masak untuk tetangga kita.

3. Hak tetangga harus kita dahulukan daripada saudara senasab.

Maka dari itu senantiasa lah berbuat baik kepada tetangga, dengan memberikan hak-hak nya sebagai seorang tetangga.
Dan Jangan saling membicarakan, dan menggunjing satu sama lain.

Sebab tetangga adalah orang pertama yang akan menolong mu dikala kita membutuhkan pertolongan. Jangan berhenti untuk jadi orang yang ringan tangan, karena suatu saat bisa jadi kita yang butuh akan pertolongan.

Sumber : bighio.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel