Camat Dikira Tukang Sapu dan Disuruh Bersihkan Sampah, Pimpinan Kantor Minta Maaf

Loading...
Loading...


Rudi Herryanto, warga yang memanggil Camat Samarinda Kota Provinsi Kalimantan Timur, Anis Siswantini untuk membersihkan sampah di depan rukonya mengaku tidak sengaja.

Dirinya mengira perempuan yang ia panggil saat berjalan membawa sapu tersebut sebagai penyapu jalan.

“Saya enggak tahu. Saya enggak kenal camat sini. Saya baru satu setengah tahun disini (Samarinda),” ungkap kepala kantor salah satu perusahaan asuransi di Samarinda ini saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/7/2020).

Rudi tak ingin nama perusahaannya dipublikasi media karena urusan ini pribadi dia, bukan perusahaan.

“Intinya sudah selesai masalahnya. Saya sudah minta maaf ke camatnya, tadi saya datang ketemu ke kantor camat minta maaf bersama Ibu Camatnya,” jelas Rudi.

Rudi mengatakan sampah yang berserakan itu ada di depan ruko samping kantornya, bukan di depan kantor dia.

“Depan kantor saya bersih. Itu sampah di samping,” kata dia.

Namun, sejak kejadian itu sampah-sampah tersebut sudah dibersihkan.

Selain itu, Rudi mengaku sudah ada kesempatan pihaknya dengan camat untuk mendukung semua program kebersihan di Kota Samarinda, termasuk menyiapkan bak sampah.

Sebelumnya diberitakan, pada Jumat (24/7/2020) pagi, Rudi memanggil Camat Anis yang saat itu berjalan di depan kantornya sambil membawa sapu.

Anis bersama beberapa stafnya membawa sapu, sekop, parang dan cangkul menuju SMPN 2 Samarinda untuk kerja bakti.

Saat itu, Anis menggunakan kostum merah sehingga tak nampak jika ia adalah seorang camat.

Dikira penyapu jalan, Rudi lalu memanggil Anis sebanyak tiga kali meminta membersihkan sampah di samping rukonya, tapi tak dibersihkan Anis.

Usia kerja bakti, Anis bersama sekretaris camat dan Babinsa kembali mendatangi Rudi dan memarahi karena ulahnya meminta orang lain membersihkan sampah di samping kantornya.

Kejadian tersebut terekam video hingga viral di media sosial.

“Dia kira saya tukang sapu jalan karena jalan sambil pegang sapu. Saya tidak gila hormat, saya kesal, walaupun seorang penyapu jalan pun, enggak bisa seenaknya disuruh bersihkan sampah depan kantor sendiri. Tugas dia di jalan bukan sapu depan ruko,” ungkap Anis saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/7/2020).

Sumber : tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel