VIRAL Gadis Cantik Dinikahi Pria Berfisik Tak Sempurna, 'Imam yang Saya Cari', Dulu Ditolak Keluarga

Loading...
Loading...


Pernikahan gadis cantik dan pria berfisik tak sempurna viral di media sosial.

Pasangan itu bernama Mohamad Hikmat dan Fatul Hikmah.

Pernikahan keduanya yang berlangsung pada 17 Juni 2020 lalu mendadak viral di media sosial.

Kisah cinta Hikmat dan Hikmah awalnya viral di media sosial setelah dibagikan oleh akun Twitter @oritha_, Senin (29/6/2020).

Pasalnya, Mohamad Hikmat adalah seorang pria disabilitas berhasil mempersunting seorang gadis cantik asal Pekalongan setelah berjuang mendapatkan restu kedua orang tua Hikmah.

"Alhamdulillah ini menjadi suatu kebahagiaan bagi saya, yang akhirnya bisa mengambil hati orang tua istri saya sehingga kami bisa menikah dan sekarang justru keluarga sangat mendukung kami," tuturnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (5/7/2020).

Perkenalan mereka pun cukup unik yaitu melalui aplikasi cari jodoh.

"Awalnya perkenalan dari aplikasi cari jodoh, alhamdulillah istri saya bisa menerima kondisi saya tanpa saya menjelaskan saat itu, dan entah kenapa ini adalah pendekatan saya dengan seorang wanita yang cukup cepat tapi saya yakin," ujarnya.

Setelah menikah, mereka hidup mandiri di sebuah rumah di Perumahan Citra Harmoni, Kabupaten Batang.

Wajah bahagia juga terpancar dari Fatul Hikmah, gadis yang baru berusia 20 tahun itu mengaku sangat bersyukur bisa dinikahi Hikmat.

Di sela-sela kegiatannya sebagai seorang mahasiswi, Hikmah masih menyempatkan untuk memasak, dan menyiapkan semua keperluan suaminya.

"Saya sangat bersyukur bisa menikah dengan Mas Hikmat, dialah sosok imam yang saya cari selama ini," ujarnya.

Menurut gadis yang akrab disapa Hikmah itu, suaminya merupakan laki-laki yang sangat taat beribadah, bisa mengayomi, jujur, dan mandiri.

"Dengan kekurangannya dia, justru dia menjadi sosok laki-laki yang mandiri, saya jatuh cinta dengan segala yang dia lakukan, apalagi dia yang seorang guru SLB cara dia memperlakukan anak-anak menjadi kesan tersendiri," tuturnya.

Menikah bukan menjadi halangan untuk Hikmah terus melanjutkan pendidikannya, gadis cantik ini masih kuliah semester lima jurusan Psikologi di Universitas Sri Selamat.

"Suami saya justru sangat mendukung sehingga saya tidak menyesal menikah muda dan sekarang tugas saya selain pendidikan juga sebagai seorang istri,"pungkasnya.


Melansir dari Tribunnews ( grup TribunJatim.com ), berikut pengakuan mereka dilansir dalam artikel 'Kenal Lewat Aplikasi Cari Jodoh, Pria Disabilitas Ini Bersyukur Kisah Cintanya Berujung Bahagia'

1. Hikmat sempat ditolak

Saat dihubungi Tribunnews.com, Hikmat mengaku sempat mendapat penolakan dari pihak keluarga istrinya.

Bahkan, awalnya sang istri menjawab belum siap saat dirinya mengajak menikah pada Desember 2019 lalu.

Saat keluarga Hikmah dan keluarga setuju, akhirnya keduanya menikah di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2020).

Hikmat bersyukur bisa menikahi perempuan yang ia cintai tersebut.

Mengingat, Hikmah bisa memahami kondisinya sebagai penyandang disabilitas tunadaksa.

2. Sosok istri yang jujur

Menurutnya, Hikmah merupakan sosok istri yang sangat terbuka padanya.

Ia pun selalu percaya dengan apa yang dikatakan Hikmah, karena sifat jujur tersebut.

"Dia itu terbuka, dia itu orang yang jujur, enggak bisa bohong."

"Apapun yang dikatakan selalu jujur, itu yang enggak pernah bikin saya kecewa," ungkapnya.

3. Sang istri bisa menerima

Hikmah bisa mengerti kondisi fisik hingga keuangan yang dimiliki Hikmat.

Menurut guru di SLB Batang itu, istrinya juga tak banyak menuntut.

"Dia bisa memahami kondisi saya, bukan hanya keadaan fisik, tapi juga finansial."

"Dia paham dan tidak banyak tuntutan, meskipun saya tahu keinginan dia seperti perempuan pada umumnya," terang Hikmat.

Ia pun mencontohkan, dirinya hanya bisa menggelar pernikahan secara sederhana.

Namun, Hikmat dan Hikmah tetap senang karena kedatangan dari Bupati Batang.

"Saya akalin pernikahan kita agar terlihat kesannya indah, bukan mewahnya."

"Saya undang Pak Bupati, dan pernikahan kami jadi percontohan untuk pernikahan new normal," terangnya.

4. Pengakuan sang istri

Dihubungi terpisah, istri Hikmat yakni Hikmah, menyebut suaminya itu sebagai sosok yang mandiri.

Ia pun sampai lupa bahwa sang suami merupakan penyandang disabilitas tunadaksa.

"Dia sosok lelaki yang mandiri. Walaupun dia difabel, enggak pernah minta tolong ke aku."

"Semuanya dia kerjain sendiri, itulah yang membuat saya lupa kalau saya mempunyai suami difabel," ungkap Hikmah kepada Tribunnews.com, Senin.

5. Banyak mengalami perubahan

Mengenai kehidupan setelah menikah dengan Hikmat, Hikmah mengaku banyak mengalami perubahan.

Dirinya merasa hidupnya semakin tertata dan mempunyai arah yang jelas.

Bahkan, sang suami tak melarang dirinya untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

"Secara psikis lebih tenang dan bahagia. Pikiran lebih terarah, jadi tujuan hidup lebih tertata," terangnya.

"Setelah menikah pun, suami tidak melarang saya untuk mengejar cita-cita dan hobi saya," lanjut Hikmah.

Ia menyampaikan, dirinya hingga kini memang masih berstatus sebagai mahasiswi.

Lalu, Hikmat sebagai seorang suami juga tak melarangnya untuk terus menari.

"Hobi saya adalah menari, jadi kalau nari kan pasti banyak waktu latihan sama teman-teman."

"Alhamdulillah, beliau (Hikmat) enggak melarang, malah mendukung," imbuhnya. (dina indriani)

Sumber : tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel