Ibu Muda Digerayangi Tengah Malam,Dikira Suami Eh Ternyata Tetangga, Ditawari Rp 500 Ribu Biar Diam

Loading...
Loading...


Kelakuan seorang pria di Kecamatan Gandus, Palembang, Sumatera Selatan tak patut ditiru.

Pasalnya, ia berupaya melakukan perkosaan terhadap ibu muda yang tak lain menantu dari tetangganya sendiri.

Pria berinisial HK (33) itu akhirnya dilaporkan ke polisi, Kamis (25/6/2020).

Korban adalah seorang ibu muda yang berusia 22 tahun berinisial YN.

Saat kejadian, YN sedang menginap di rumah mertuanya.

Ia nyaris menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh HK.

Diceritakan YN, saat kejadian itu dirinya sedang menginap di rumah mertua bersama dengan anaknya yang berlokasi di Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang.

Sedangkan suaminya diketahui sedang bekerja di luar.

Ketika sedang tertidur pulas pada tengah malam bersama anaknya, dirinya mengaku terkejut ketika ada yang menggerayangi tubuhnya.

Awalnya, ia mengira yang melakukan itu adalah suaminya.

Apalagi pelaku awalnya juga mengaku sebagai suaminya.

Namun, karena lampu masih menyala, korban baru menyadari bahwa orang tersebut bukan suaminya.

"Tersangka ini masuk dari pintu depan, dia tetangga di sebelah rumah mertua.”

“Dia sempat bilang suami saya, tapi ketika dilihat ternyata bukan, karena lampu kamar ketika itu tidak saya matikan," ujar YN.

"Dia bahkan bilang, 'kamu diam saja, nanti saya kasih uang Rp 500.000'," kata YN saat menirukan ucapan HK kepadanya.

Sadar dirinya akan diperkosa, sontak ia berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan itu, mertua dan kakaknya kemudian terbangun.

Mengetahui hal itu, pelaku terlihat panik dan langsung kabur untuk melarikan diri.

Tak terima dengan perlakuan pelaku, ia bersama keluarga langsung melaporkannya ke polisi agar diproses secara hukum.

Sementara saat dikonfirmasi, Kepala SPKT Polrestabes Palembang AKP Herry mengatakan, kasus tersebut saat ini sudah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang.

Hanya saja pelaku belum ditangkap karena masih perlu dilakukan pemeriksaan terhadap saksi dan korban.

"Penyidik masih meminta keterangan dari korban untuk menangkap pelaku," kata Herry.

Sumber : tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel