Lima Pelaku Pembubaran Paksa Acara Midodareni Ditangkap, Habib Novel: Saya Apresiasi Kerja Cepat Polisi

Loading...
Loading...


Polresta Solo dan Polda Jateng berhasil menangkap lima orang pelaku intoleran bubarkan paksa acara Midodareni di Kampung Mertodranan, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (8/8). Kelima pelaku tersebut adalah berinisial BD, MM, MS, ML, RM.

Mengetahui pelaku ditangkap hanya dalam waktu tiga hari usai kejadian, mendapatkan respon positif tokoh agama di Solo, Habib Novel Alaydrus.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada aparat kepolisian yang bekerja dengan cepat. Persoalan ini memang harus diserahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan, agar tidak melebar ke isu-isu lain,” ujar Habib Novel, Selasa (11/8).

Habib Novel mengatakan persoalan ini harus ditangani serius karena dampaknya sangat luar bisa. Apalagi, ini menyangkut Kota Solo yang selama ini sangat memegang teguh toleransi antar umat beragama.

“Saya apresiasi teman-teman polisi, yang bergerak dalam dakwah dengan menangkap pelakunya,” kata dia.

Ia mengajak pada semua pihak kembalikan pada semua tugasnya masing-masing dan terbiasa memberi info yang benar lewat jalur yang benar jangan masing-masing merasa benar sendiri. Semua pihak juga harus bisa memberikan dukungan ke polisi dan TNI dalam mengungkap persoalan ini.

“Segera mungkin menyelesaikan kasus intoleran seperti yang terjadi di Solo. Saya khawatir, kalau polisi dan TNI tidak diberi dukungan, persoalan akan melebar dan masyarakat akan bergerak sendiri-sendiri,” katanya.

Ia menambahkan Habib Umar Assegaf yang menjadi korban, untuk tetap meminta agar keluarga juga tidak berprasangka negatif pada orang lain. Persoalan ini tetap akan selesai ditangan aparat kepolisian.

Sumber : timlo.net

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel