Samakan Tatib Dengan Al Quran, Sukhrowardi Dituntut Syahadat Ulang

Loading...
Loading...


Puluhan warga yang tergabung dalam ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB), pada hari ini, Senin (24/08) pagi, melakukan aksi unjuk rasa ke kantor DPRD Kota Banjarmasin, menuntut permintaan maaf dari salah seorang anggota DPRD, Sukhrowardi.

Sebelumnya saat rapat paripurna beberapa waktu lalu, yang bersangkutan sempat mengeluarkan pernyataan yang menyamakan kedudukan tata tertib DPRD dengan kitab suci Al-Quran, sehingga tidak boleh diubah-ubah.

Puluhan massa yang datang hanya disambut di luar pagar kantor dan ditemui Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin.

Dalam orasinya, H. Suriansyah, Ketua Pekat IB Kota Banjarmasin meminta Sukhrowardi menemui massa dan meminta maaf atas pernyataan yang sudah pernah Ia keluarkan.

Mengingat tingginya kedudukan Al-Quran tidak bisa disejajarkan dengan peraturan apapun, termasuk tata tertib DPRD.

"Kami tidak minta macam-macam. Hanya minta yang bersangkutan mengklarifikasi dan meminta maaf langsung kepada kami dan tokoh-tokoh agama yang hadir," tegasnya.

Tuntutan yang sama juga disampaikan Guru Jubaidi, Penasehat Pekat IB Kota Banjarmasin, yang meminta yang bersangkutan agar menyampaikan klarifikasinya secara langsung, tidak hanya melalui media sosial.

Tujuannya agar tidak ada lagi kesalahpahaman di kalangan masyarakat, yang sangat menyakiti hati umat Islam pada khususnya.

"Kami minta yang bersangkutan meminta maaf secara langsung. Bahkan jika perlu mengulangi dua kalimat syahadat," timpalnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, yang menemui massa turut menyampaikan bahwa yang bersangkutan telah menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasinya di beberapa pemberitaan dan media sosial.

"Yang bersangkutan sudah menyampaikan permohonan maafnya," ungkap Yamin

Sekedar gambaran, sampai berita ini diturunkan massa yang hadir melakukan aksi unjuk rasa merasa kecewa, karena Sukhrowardi tidak hadir dan menemuinya.

Mereka mendesak agar yang bersangkutan dihubungi untuk segera menemui massa, bahkan mengancam akan terus menunggu kedatangannya.

Hingga berita ini diturunkan, Sukhrowardi yang juga Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kota Banjarmasin tidak berada di tempat yang belum menemui pihak pengunjuk rasa.

Sumber : sonora.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel