Sempat Gegerkan Dunia, Pesawat Pertama RI N250 Karya Habibie Berakhir Di Museum

Loading...
Loading...


Pesawat N250 Prototype Aircraft 01 (PA01) Gatotkaca diserahkan ke Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI). N250 merupakan pesawat pertama buatan Indonesia hasil karya Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie.

"Sejarah baru sedang dijalani N-250 Gatotkaca," tulis akun Facebook TNI Angkatan Udara, Kamis (20/8). "Pesawat asli karya putra Indonesia yang pada 1995 sempat menggegerkan dunia karena kecanggihan teknologinya pada zamannya, kini harus menerima kenyataan sebagai penghuni museum."

Manager Komunikasi Perusahaan dan Promosi Adi Prastowo mengatakan jika PTDI telah melakukan pembongkaran pesawat. Pesawat akan dikirimkan ke Yogyakarta melalui jalar darat. Untuk memastikan agar bagian pesawat tidak mengalami kerusakan saat dipasang kembali di museum maka proses pembongkaran juga dilakukan dengan mengedepankan safety.

"Pelaksanaan pembongkaran mengedepankan safety, baik itu personil maupun peralatan yang digunakan," ujar Adi melalui keterangan resmi, Kamis (20/8). "Ini dilakukan agar bagian-bagian struktur pesawat yang dibongkar tidak mengalami kerusakan hingga nanti dipasang kembali di Yogyakarta."

Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta akan melakukan proses penerimaan pada Selasa (25/8). N250 merupakan pesawat turboprop yang mengusung beberapa teknologi canggih.

"Tahun 1989, pesawat N250 diperkenalkan di Paris Airshow, Le Bourget, Perancis oleh Bapak B.J. Habibie," ujar Adi. "Pada 10 November 1994, prototipe N250 Gatotkaca berkapasitas 50 penumpang keluar dari hanggar (roll-out) ditarik 50 karyawan IPTN."

Nama Gatotkaca merupakan pemberian dari Presiden kedua RI Soeharto. Gatotkaca melakukan penerbangan perdananya pada 10 Agustus 1995. Keberhasilan first flight ini pun ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS).

Adi menjelaskan jika langkah memuseumkan N250 merupakan upaya menjaga aset negara. Sebab, N250 memiliki nilai historis yang tinggi sekaligus menandai sejarah berdirinya industri dirgantara Indonesia.

"Penyerahan N250 PA01 Gatotkaca ke Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Yogyakarta sebagai bentuk menjaga aset negara," ungkap Adi. "Karena mempunyai nilai historis yang tinggi dan merupakan sejarah berdirinya industri dirgantara sehingga masyarakat dapat melihat langsung."

Sumber : wowkeren.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel