10 Minuman untuk Turunkan Tekanan Darah, Sehatkan Jantung

Loading...
Loading...

 


Tekanan darah tinggi atau hipertensi sangat terkait dengan penyakit jantung dan stroke. Kebanyakan penderita tekanan darah tinggi tidak akan mengalami gejala mencolok sampai komplikasi terjadi. Inilah sebabnya hipertensi sering disebut “silent killer”.

Salah satu cara penting melawan darah tinggi adalah melalui pola makan. Mengadopsi diet ramah tekanan darah dapat membantu menjaga tekanan darah yang normal. Pola makan yang baik untuk penderita darah tinggi meliputi asupan sayuran, buah-buahan dan protein tanpa lemak.

Selain makanan, beberapa jenis minuman juga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Minuman ini bisa berupa jus buah, teh, dan jenis lainnya. Minuman-minuman ini kaya nutrisi yang dibutuhkan untuk menurunkan tekanan darah seperti kalium dan magnesium.

Selain mengonsumsi minuman-minuman ini, cara menurunkan tekanan darah harus dibarengi dengan olahraga dan gaya hidup sehat lainnya. Berikut 10 minuman untuk turunkan tekanan darah, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa(22/9/2020).

Minuman untuk turunkan tekanan darah

Jus tomat


Jus tomat menstabilkan tekanan darah sistolik dan diastolik, serta kolesterol LDL. Bukti yang berkembang menunjukkan bahwa minum satu gelas jus tomat per hari dapat meningkatkan kesehatan jantung. Untuk menghindari natrium dan gula, pastikan untuk mengonsumsi jus tomat tawar.

Jus bit

Minum jus bit bisa menurunkan tekanan darah dalam jangka pendek dan panjang. Jus buah bit dapat membantu menurunkan tekanan darah. Bit kaya akan nitrat makanan, senyawa yang diketahui memiliki efek penurun tekanan darah.

Sebuah studi percontohan acak dari 2016 menemukan bahwa jus bit mentah dan matang meningkatkan tekanan darah. Namun, jus bit mentah berdampak lebih besar pada tekanan darah.

Jus delima


Delima kaya nutrisi seperti folat dan vitamin C. Delima juga memiliki efek anti-inflamasi yang kuat. Tidak mengherankan jika jus delima dapat berkontribusi pada pola makan untuk jantung sehat. Jus delima dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Efek pada tekanan darah sistolik tidak tergantung pada berapa lama peserta mengonsumsi jus delima dan berapa banyak. Para peneliti merekomendasikan dosis setidaknya 240 mililiter untuk menurunkan tekanan darah diastolik. Minum 1 gelas jus buah delima setiap hari selama 28 hari dapat menurunkan tekanan darah tinggi dalam jangka pendek.

Jus beri


Seperti buah delima, beri terutama blueberry dikenal karena sifat antioksidannya. Mengonsumsi buah beri menurunkan tekanan darah sistolik dan kolesterol LDL. Selain blueberry, jus cranberry atau ceri juga dapat menurunkan tekanan darah.

Jus prune

Jus prune adalah jus buah yang berasal dari plum kering yang telah direhidrasi. Jus prune dikenal sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Salah satu manfaat kesehatan jus prune yang kurang dikenal adalah menurunkan tekanan darah.

Orang yang makan enam buah plum per hari mengalami penurunan tekanan darah sistolik tambahan. Selain itu, dosis tiga dan enam prune ditemukan juga menurunkan kolesterol LDL. Minumlah segelas jus prune 100 persen atau buat sendiri dengan mencampurkan plum basah.

Jus semangka

Semangka mengandung asam amino yang disebut citrulline. Asam amino ini membantu mengatur tekanan darah tinggi. Citrulline membantu tubuh memproduksi oksida nitrat, gas yang melemaskan pembuluh darah dan mendorong kelenturan di arteri. Efek ini membantu aliran darah yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Jus semangka adalah salah satu cara menikmati semangka yang segar dan lezat.

Susu skim


Produk susu rendah lemak seperti susu skim dan yogurt adalah salah satu produk yang bisa menurunkan tekanan darah. Konsumsi susu rendah lemak dikaitkan dengan penurunan risiko tekanan darah tinggi. Usahakan untuk mengonsumsi dua hingga tiga porsi produk susu rendah lemak per hari.

Teh

Asupan jangka panjang teh hitam dan hijau mampu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Namun, penurunan tekanan darah lebih signifikan untuk teh hijau. Teh hijau juga meningkatkan kapasitas antioksidan darah. Studi menunjukkan teh hijau dapat menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida.

Cuka sari apel

Cuka sari apel dibuat dengan memfermentasi gula dari apel. Cuka sari apel sarat akan kalium yang mengeluarkan kelebihan natrium dan racun dari tubuh. Cuka sari apel juga menurunkan enzim renin. Para peneliti percaya bahwa aktivitas renin yang menurun menyebabkan tekanan darah turun. Anda bisa mencampurkan cuka sari apel dengan sedikit madu dalam segelas air dan meminumnya di pagi hari.

Cuka sari apel juga membantu menurunkan berat badan, gula darah, dan kolesterol. Menurunkan glukosa darah dapat membantu menurunkan tekanan darah juga. Tekanan darah tinggi dan obesitas seringkali terkait satu sama lain. Sementara kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi seringkali mempercepat timbulnya penyakit jantung.

Air lemon

Air lemon mengandung vitamin C yang bertindak sebagai antioksidan, menghilangkan radikal bebas dari tubuh. Lemon juga kaya akan flavonoid yang memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi.

Segelas air lemon setiap pagi dapat membantu mengatur tingkat tekanan darah. Air lemon dapat membersihkan sel-sel tubuh dari racun. Lemon juga diketahui dapat membuat pembuluh darah lembut dan fleksibel yang selanjutnya menurunkan tekanan darah.

Sumber : liputan6.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel