1,2 Juta Pekerja Terancam Batal Terima Bantuan BLT Subsidi Gaji Rp 2,4 Juta! Cek Namamu Sekarang

Loading...
Loading...


Target pemerintah memberikan subsidi gaji Rp 600 ribu per bulan bagi 15,7 juta pekerja, ternyata belum terlaksana tuntas. Dari target tersebut, BPJS Ketenagakerjaan hanya menerima total 14,7 juta data pekerja berikut nomor rekeningnya.

Dari proses validasi data pekerja yang dilakukan berlapis, ditemukan dari 14,7 juta data pekerja ada 2,9 juta pekerja yang belum lolos proses validasi tersebut. Terbagi menjadi 1,7 juta data tidak valid dan 1,2 juta sisanya bakal divalidasi ulang.

Target pemerintah memberikan subsidi gaji Rp 600 ribu per bulan bagi 15,7 juta pekerja, ternyata belum terlaksana tuntas. Dari target tersebut, BPJS Ketenagakerjaan hanya menerima total 14,7 juta data pekerja berikut nomor rekeningnya.

Dari proses validasi data pekerja yang dilakukan berlapis, ditemukan dari 14,7 juta data pekerja ada 2,9 juta pekerja yang belum lolos proses validasi tersebut. Terbagi menjadi 1,7 juta data tidak valid dan 1,2 juta sisanya bakal divalidasi ulang.

Agus menjelaskan, gagalnya 1,7 juta pekerja untuk mendapatkan subsidi gaji setelah pihaknya melakukan dua kali validasi. Kata dia, dari 14,7 juta rekening pekerja yang masuk, pihaknya melakukan validasi tahap pertama dengan pihak perbankan.

Hasilnya, hanya 14,5 juta rekening valid. Data itu pun diserahkan ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk dicek kelengkapannya. Lalu, dilakukan validasi tahap kedua, hasilnya dari 14,5 juta data hanya ada 12,8 juta yang valid. Artinya ada 1,7 juta rekening tidak sesuai kriteria.

"Lalu kami lakukan validasi lapis kedua, hasilnya data 12,8 juta yang valid. Ternyata ada 1,7 juta tidak valid artinya tidak sesuai dengan kriteria Permenaker (Peraturan Menteri Ketenagakerjaan). 1,7 juta ini tidak bisa dilanjutkan atau kita drop," kata Agus.

Kemudian dari 12,8 juta rekening yang sudah dicek kelengkapannya oleh Kemnaker, masih ada 1,2 juta yang masih harus diproses ulang atau sedang diperbaiki karena masih masuk dalam kriteria penerima. Data itu pun diserahkan Kemnaker ke BPJamsostek agar dikembalikan ke pemberi kerja.

Itu artinya, baru ada 11,6 juta rekening yang benar-benar memenuhi syarat hingga hari ini dan langsung diproses pencairannya yang dibagi dalam empat gelombang (batch).
Gelombang pertama 2,5 juta pekerja sudah ditransfer akhir Agustus 2020. Gelombang kedua 3 juta pekerja, gelombang ketiga 3,5 juta pekerja, dan gelombang keempat 2,8 juta pekerja.

Sumber : pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel