Digenangi Cairan Merah Bak Darah Segar, Makam Viral yang Sempat Bikin Heboh Warga Buat Polisi Turun Tangan.

Loading...
Loading...

 


Sebuah makam mendadak digenangi carian berwarna merah seperti darah.

Kejadian tersebut membuat warga gempar dan bahkan menjadi viral di media sosial.

Makam digenangi cairan merah itu berlokasi di Makam Islam di Masjid Al Irfan, Derga, Malaysia.

Dilansir dari Harian Metro, kejadian tersebut terekam dalam video dan viral di sosial media, juga menjadi perbincangan hangat masyarakat.

Imam Masjid Al Irfan, Derga, Abdul Hadi Awang mengatakan makam tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir seseorang yang dikenal baik warga sekitar.

"Almarhum adalah orang yang baik dan baru saja dimakamkan kira-kira tiga minggu lalu, dan meninggal dunia pada usia 70-an akibat sakit tua," terangnya.

"Sepanjang hayatnya, almarhum banyak melakukan amal jariah dan kebajikan di masjid ini," katanya ketika ditemui di perkarangan Masjid Al Irfan.

Pihaknya pun menyayangkan dengan adanya berita viral yang beredar.

Salah satu jamaah Masjid Al Irfan, Alias ​​Ishak (40) mengatakan jamaah masjid sepakat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

“Sudah diinformasikan bahwa jemaah masjid sudah melapor ke polisi,” ujarnya saat dihubungi.

Alias ​​pun berharap agar kisah viral makan yang diklaim masyarakat sebagai 'berdarah' ini tidak menyebar lagi.

Lantaran tidak ingin menimbulkan fitnah dan aib bagi almarhum dan ahli warisnya.

Pejabat Agama Kabupaten Kota Setar, Ahmad Faisol Omar mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu pemeriksaan polisi sebelum berkomentar lebih lanjut terkait masalah tersebut.

“Sebagai seorang petugas agama distrik, saya menyarankan untuk tidak mengirimkan video viral itu," katanya.

"Untuk menjaga kepekaan dan perasaan anggota keluarga korban."

"Pihak saya belum bisa memastikan hal ini dan keputusan sebenarnya membutuhkan hasil penyelidikan forensik," ujarnya lagi.

Sebelumnya, Ahmad Faisol menuturkan, dirinya sempat turun ke lapangan untuk melihat kondisi makam yang tersebar di media sosial.

"Kami serahkan ke polisi karena kasus ini sedang dalam penyidikan aparat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Polisi Distrik Kota Setar, Nor Azman Mohd Noor ketika dihubungi mengatakan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan.

“Kami belum mendapat informasi yang jelas, investigasi sedang dilakukan,” ujarnya singkat.

Sumber : grid.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel