Alamak! 16 Oknum Anggota TNI Terlibat LGBT Langsung Dipecat & Dijebloskan ke Penjara!

Loading...
Loading...

 


16 oknum anggota TNI yang terlibat kasus LGBT telah resmi dipecat dan akan diadili oleh Mahkamah Agung (MA).

Para pelaku tersebut juga akan masuk penjara, karena mereka telah melanggar Surat Telegram (ST) Panglima TNI tentang Larangan terhadap Prajurit TNI dan PNS serta keluarganya untuk tidak melakukan hubungan sesama jenis.

"16 perkara sudah diputus di tingkat kasasi," kata jubir MA hakim agung Andi Samsan Nganro dalam keterangan tertulis pada Rabu 21 Oktober 2020.

Diketahui, total prajurit yang dipecat sebetulnya lebih dari 16 orang karena masih ada putusan yang baru diketok di tingkat pertama.

Khusus dari Jawa Tengah Tujuh prajurit TNI telah memasuki proses persidangan di Pengadilan Militer II-10 Semarang.

Mereka yang terlibat LGBT tersebut terdiri atas satu personel TNI Angkatan Darat dan 6 personel TNI Angkatan Udara.

"Ada tujuh perkara dengan tujuh terdakwa. Satu dari TNI AD, dan enam dari TNI AU," kata Wakil Kepala Pengadilan Militer II-10 Semarang Letkol Sus Wahyupi di kantornya, Jumat 16 Oktober 2020.

Humas Pengadilan Militer II-10 Semarang Letkol Asmawi menyebutkan bahwa tujuh terdakwa oknum TNI yang terkena kasus LGBT adalah Serka RR, Pelda AN, Serka AD, Kapten IC, Serka SGN, Serka AAB dan Praka P.

Asmawi mengatakan, untuk Praka P telah sampai pada vonis pemecatan namun ia mengajukan banding.

"Tujuh terdakwa itu RR, AN, AD, IC, SGN, AAB dan P. Yang P kemarin divonis dipecat tapi yang bersangkutan mengajukan banding," kata Asmawi.

Sebelumnya, kabar mengenai adanya kelompok lesbian gay biseksual transgender (LGBT) di kalangan TNI atau Polri ramai jadi perbincangan publik. Prajurit yang terlibat telah mendapat sanksi pemecatan.

Markas Besar (Mabes) TNI juga menyatakan akan memberikan sanksi yang tegas bagi oknum prajurit TNI yang berorientasi seksual LGBT.

"TNI menerapkan sanksi tegas terhadap oknum prajurit TNI yang terbukti melakukan pelanggaran hukum kesusilaan termasuk di antaranya LGBT," kata Kepala Bidang Penerangan Umum dari Pusat Penerangan TNI, Kolonel Sus Aidil, dalam keterangan tertulis.

Sumber : pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel