Kisah Pilu Finda Yuni Atiqah, Pengantin Wanita Meninggal Dunia Saat Dirias 1 Jam Sebelum Ijab Kabul

Loading...
Loading...


Kisah pilu seorang pengantin wanita yang meninggal dunia tepat sebelum ijab kabul kini sedang viral di media sosial.

Hari Rabu 30 September 2020, seharusnya menjadi hari bahagia bagi Siti Finda Yuni Atiqah (21) yang akan menikah dengan pujaan hatinya, Angsori.

Dekorasi pelaminan dan kursi-kursi sudah ditata di rumahnya di RT 04 RW 03 Kelurahan Pelutan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Penghulu pun sudah ada di lokasi dan siap menikahkan Finda dan Angsori.

Namun Pernikahan itu hanya tinggal rencana.

Tamu yang seharusnya menghadiri pesta Pernikahan berubah menjadi takziah kematian.

Finda menghembuskan nafas terakhir satu jam sebelum ijab kabul berlangsung.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari sebuah akun Instagram @berita_gosip dari Puskapik, kabar itu dibenarkan Caryono, Kasi Trantib Kelurahan Pelutan.

Diungkapkan Caryono, Finda sang calon pengantin wanita ini bahkan hampir selesai dirias menjadi ratu sehari.

Namun saat dirias, sang calon pengantin ini tiba-tiba pingsan.

Karena tidak segera sadar, Finda pun dibawa ke rumah sakit terdekat.

Tak disangka, menurut pihak dokter, Finda dinyatakan sudah dinyatakan meninggal dunia.

"Iya, kemarin saya kesana tapi hanya tau sekilas, jam 06:00 WIB calon pengantin sudah mau dirias, tapi waktu masih dirias pingsan.

Saat itu Keluarga mempelai wanita Siti Finda Yuni Atiqoh (21) mengira hanya pingsan sesaat dan segera siuman.

Tapi kok tidak siuman-siuman hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit, disana lama, tapi waktu sampai dirumah sakit sudah meninggal, "kata Caryono.

Ditambahkan Caryono, pihak penghulu sudah sampai di lokasi kediaman pengantin wantita.

Namun saat sang pengantin ini dibawa ke rumah sakit, penghulu izin pamit ke tempat lain.

Begitu Finda dinyatakan meninggal, pihak keluarga memberikan kabar ke penghulu bawa Pernikahan itu dibatalkan.

Lebih lanjut menurut pernuturan sahabat, sang calon pengantin wanita ini masih dalam keadaan sehat saat dirias.

Kemudian, tiba-tiba sang pengantin wanita mengaku kelelahan dan langsung tiduran.

Tak disangka, saat sedang tiduran itu, Finda jatuh pingsan dan meninggal dunia.

Sebelum pingsan dan meninggal dunia, pengantin wanita ini sempat meminta dipakaikan cincin oleh tantenya.

"Kemarin jam segini masih dihena tangannya sampe malam. Tadi pagi masih sehat-sehat aja, sampe perias pengantin dateng.

Sampe akhirnya dirias hampir selesai, dia bilang ke tante minta dipasangin cincin.

Habis itu dia ngeluh capek, nafasnya udah gak beraturan. Sampe akhirnya dirias sambil tiduran, dia ngehela nafas panjang langsung pingsan," ujar sahabat yang enggan disebutkan namanya.

Ditambahkan lagi, pengantin wanita ini sudah menyiapkan kejutan untuk suaminya sehari setelah menikah.

Kejutan tersebut adalah kejutan ulang tahun.

Sayangnya, baik Pernikahan maupun kejutan ulang tahun gagal diselenggarakan oleh Finda karena lebih dulu dipanggil Allah.

"Dan harusnya hari ini dia lagi bahagia sama calon suaminya.

Nanti malam jam 12 dia juga niatan buat ngerayain ulatah suami,udah pesen kue segala macam. Tapi kehendak Allah beda.

Selamat jalan ya Finda, tenang di sana." ujar sahabat.

Ketika banyak yang menyebutkan kabar ini hoaks, salah seorang kerabat mengungkap penyebab kematian sang pengantin.

Menurutnya, penyebab kematian tersebut adalah karena pengantin ini smepat puasa mutih sebelum menikah.

Puasa mutih adalah berpuasa atau berpantang makan dan minum apa saja kecuali nasi putih dan air putih.

Biasanya puasa ini dikenal di lingkungan penganut kejawen dan praktisi supranatural dengan tujuan/kepentingan tertentu seperti mendapatkan Ilmu Gaib, keberhasilan hajat dan lain-lain.

"Ini mmg real ya bkn hoaks dapat vidio dari gruf "Paguyuban Seniman Henna Bandung" kejadian di Jawa Tengah Pemalang, meninggal disebabkan karna asam lambung naik pas hari H puasa mutih masyaAllah,

liat aja si pengantinnya lemas gk berdaya, kira tidur pdhal sdh mninggal ya Allah," tulis akun Facebook Ukhty Lisda Rianti.

Sumber : tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel