Viral Pesta Kolam Renang Deli Serdang, Dalangnya Ternyata Ketua Relawan Mantu Jokowi 'Bobby Lovers'

Loading...
Loading...

Kasus pesta kolam renang di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) sempat menghebohkan publik. Di tengah pandemi Covid-19, ribuan pengunjung justru berpesta di kolam renang.

Video ribuan pengunjung tengah pesta di kolam renang di Deli Serdang itu viral dan akhirnya sang inisiator atau otak dibalik pesta kolam renang itu pun diamankan polisi.

Menurut pihak kepolisian pesta yang viral itu dihadiri oleh 2.800 pengunjung dan tidak mengantongi surat rekomendasi dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Dari temuan dilapangan disebutkan pihak kepolisian, di bawah kolam renangn ada mesin ombak, di atasnya ada Live DJ.

Usai dilakukan penyelidikan, ternyata saat itu pihak manjemen melakukan diskon tiket masuk sebesar 50 persen sehingga pengunjung membludak.

Setelah diusut ternyata hal itu adalah inisiatif manajemen yang berasal dari General Manager (GM) Kolam Renang Hairos Water Park sendiri yang berinsial ES.

Lebih mengejutkan lagi, ketika diketahui ternyata ES adalah Ketua Relawan Pemenangan Pasangan Calon Wali Kota Medan 2020 Bobby Nasution-Aulia Rachman.

Seperti diketahui Bobby Nasution adalah menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang maju di Pilkada Kota Medan 2020.

Kini ES telah resmi ditetapkan kepolisian sebagai tersangka atas kasus pesta kolam renang di masa pandemi Covid-19.

Sekretaris Pemenangan Bobby-Aulia, Alween Ong mengakui penetapan tersangka.

“Kalau itu kita tidak menampik bahwa beliau (ES, red) adalah ketua relawan 'Bobby Lovers',” kata Alween Ong kepada wartawan, Sabtu 3 Oktober 2020.

Tapi, ia mengatakan, kasus menimpa ES itu tidak ada hubungan dengan kegiatan relawan. Alween mengklaim, tidak mengetahui banyak soal kasus ES.

“Cuma pada konteks ini, apa yang terjadi pada beliau tidak terkait dengan relawan Bobby," klaim Alween.

Dia menyerahkan sepenuhnya kasus yang menjerat ES kepada penegak hukum.

“Kalau ini di luar kegiatan kerelawanan. Beliau selaku profesional General Manager (GM) suatu perusahaan.

Kita menyerahkan sepenuhnya pada pihak berwajib. Apapun keputusan pihak berwajib ya tentu kita harus menghormati,” kata dia.

Atas kejadian tersebut, ia kembali menegaskan bahwa Pasangan Calon Bobby – Aulia tidak memiliki kaitan atas kasus yang melibatkan ketua relawan pemenangan mereka.

“Kalau konteksnya adalah tentang perusahaan lain, bukan kegiatan relawan, kita tidak ada kaitannya,” tutupnya.

Sementara itu,Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan bahwa ES dijerat dengan Pasal 93 terkait pelanggaran kekarantinaan kesehatan juncto Pasal 9 ayat 1 UU RI Nomor 5 tahun 2018.

Yakni tentang Karantina Kesehatan juncto Permenkes Nomor 017 Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

"Yang bersangkutan kami kenakan Pasal 93 Jo Pasal 9 ayat 1 Undang-Undang RI nomor 6 Tahun 2018 tentang karantina kesehatan Jo Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 107 Menkes/382 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat dan fasilitas mencegah Covid-19 dengan ancaman hukuman satu tahun penjara atau dendam 100 juta," kata Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji saat ekspose kasus di Mapolrestabes Medan, Jumat 2 Oktober 2020 sore.

"Pihak Hairos Waterpark menyelenggarakan live DJ dengan tidak mematuhi protokol kesehatan," katanya.

Dari hasil penyelidikan, kata Irsan, pihak manajeman Hairos Waterpark juga tidak mengajukan surat rekomendasi kepada gugus tugas COVID-19 setempat sebelum pesta tersebut digelar.

Selain itu, pihak manajemen juga tidak memberlakukan pembatasan terhadap para pengunjung.

"Pada saat itu jumlah pengunjung mencapai 2.800 orang," katanya.

Irsan mengatakan bahwa pihaknya masih akan melakukan penyelidikan kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus tersebut.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Utara menutup sementara objek wisata Hairos Waterpark di Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang menyusul adanya pesta kolam renang di lokasi itu yang divideokan dan viral di media sosial.

"Secara resmi Waterpark Hairos ini kami tutup sejak Jumat, 2 Agustus 2020," kata Wakil Ketua Satuan Tugas Pengendalian Protokol Kesehatan Covid-19 Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) Kolonel Azhar Mulyadi di Medan.

Sumber : pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel