Polisi Ringkus Pelaku yang Rubah Adzan, Tak Disangka Ternyata Ini Motifnya

Loading...
Loading...


Polda Metro Jaya akhirnya meringkus pelaku tindak pidana penyebaran video yang bermuatan SARA dengan merubah adzan.

Pelaku berinisial H ditangkap di Jatinegara, Kecamatan Cakung Jakarta Timur pada Kamis 3 Desember 2020 dini hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri  Yunus mengatakan, pelaku berinisial H itu tergabung ke dalam group WhatsApp FMCO News (Forum Muslim Cyber One).

Di mana di dalam grup itu terdapat unggahan video-video beberapa orang yang mengumandangkan azan yang dirubah kalimatnya menjadi HAYYA’ALAL JIHAD.

“Jadi kalimat Hayya ‘Ala Shalaa diganti Hayya ‘Alal Jihad dengan disertakan kalimat-kalimat seruan untuk melakukan aksi Jihad,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2020).

Usai video seruan jihad itu di upload di grup tersebut, kemudian pelaku mengunggahnya ke akun Instagram @hashophasan milik dirinya.

Empat video yang diposting pelaku itu diberikan narasi provokator dengan motif seolah-olah Indonesia saat ini sedang berjihad melawan musuh.

“Pelaku memposting 4 video dengan narasi ”Ust alghifary banten, ponpes hbb bahar,

pasuruan dan wilayah lain. Semua #seruan #jihad #muslim. Yang seolah-olah Indonesia melawan musuh,” ujar Yusri.

Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya langsung melakukan pencarian pemilik akun Instagram @hashophasan. Tak butuh waktu lama, tim siber akhirnya meringkus pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 28 ayat 2 Jo pasal 45A ayat 2 UU nomer 19 tahun 2016 atas perubahan UU nomer 11  tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan pidana penjara paling lama 6 tahun.

Sumber : pojoksatu.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel