Ustadz Abdul Somad Diserang Politisi PDIP, Budiman Sudjatmiko: Jadi Tokoh Jangan Sembarangan!

Loading...
Loading...


Nama Ustadz Abdul Somad sudah tidak asing lagi ditelinga para jamaah yang sering mendengarkan ceramah atau pengajian yang juga ulama Indonesia ini.

Salah satu pendakwah berdarah Batak yang berasal dari Solo Lima tersebut dikenal dengan ceramahnya yang luwes dan mudah diterima serta diselipi dengan beberapa guyonan agar mudah diterima oleh khalayak luas.

Beberapa akhir ini ia turut menjadi sorotan netizen dan publik karena dikenal dekat dengan Imam Besar Front Pembela Islam, FPI dan sesekali terlihat bersama.

Namun, kedekatannya ini justru menjadi sasaran beberapa orang yang tidak bertanggungjawab dengan menerornya lewat pesan singkat yang beredar di WhatsApp beberapa waktu lalu.

Sejak memperlihatkan kedekatannya dengan Habib Rizieq Shihab, Ustadz Abdul Somad (UAS) akhir-akhir ini kerap diserang netizen. Komentar pedas silih berganti bermunculan di media sosial maupun kolom komentar pemberitaan.

Tak mau ketinggalan, Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko ikut menyerang UAS karena melarang umat Islam merayakan malam pergantian tahun. Alasan Ustadz Abdul Somad melarang muslim merayakan karena tahun baru yang identik dengan peniupan terompet yang dianggap sebagai tradisi Yahudi.

Menanggapi hal itu, Budiman lewat akun Twitter pribadinya membeberkan beberapa barang yang juga termasuk dalam budaya orang-orang Yahudi.

Tampaknya, Budiman Sudjatmiko berbeda pandangan dengan UAS lantaran orang-orang Yahudi menurut dia juga memiliki tahun barunya sendiri, bukan mengikuti kalender masehi.

"Bedug yang ditabuh itu juga tradisi Buddhisme dan agama-agama timur lainnya. BTW, tahun baru Yahudi itu bukan 1 Januari. Mereka punya sendiri, namanya Rosh Hshanah. Oh ya, sunat itu juga tradisi Yahudi. Juga tak makan daging babi," tulis Budiman Sudjatmiko menyertakan artikel berita berjudul "Tegas Sebut Rayakan Tahun Baru Haram, UAS: Terompet Tradisi Yahudi".

Budiman Sudjatmiko pun menceramahi Ustadz Abdul Somad agar tidak sembarangan mengeluarkan pernyataan, seperti yang dikutip dari Galamedia News dengan artikel berjudul "Politisi PDIP Serang Ustadz Abdul Somad Soal Sunat, Netizen Langsung Ingatkan Sunat Bansos Covid-19".

"Dulu hanya jadi bodoh yang gratis. Sekarang jadi pintar pun bisa gratis kok. Jadi tokoh jangan sembarangan mengeluarkan pernyataan. Kebenaran tak lagi berasal dari 1 mimbar tempatmu berdiri," katanya.

Unggahan Budiman kemudian dibalas dengan menohok oleh warganet, akun @EnggalPMT mengingatkan politikus PDIP itu soal kader PDIP yang baru-baru ini terseret korupsi bansos.

"Sunat tradisi Yahudi. Sunat Bansos dan Korupsi tradisi PDI-P", tulis @EnggalPMT (Dicky Aditya/Galamedia News).

Sumber : pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel