4 Kebiasaan Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ 182 Setiap Landing di Surabaya, Bikin Kagum Rekannya

Loading...
Loading...

Rekan kerja Kapten Afwan, Novrizka Rizkiano atau disapa Rizki ingat betul kebiasaan sang pilot setiap kali landing di Kota Surabaya.

Kapten Afwan merupakan pilot pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak dan jatuh pada Sabtu (9/1/2021).

Rizki sering bertemu dengan Kapten Afwan pada setiap pendaratan di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Rizki pun membeberkan beberapa kebiasaan Kapten Afwan yang membuatnya kagum.


Berikut beberapa kebiasaan Kapten Afwan dilansir dari Tribunnews dalam artikel 'Pilot Captain Afwan Dikenal Baik, Identik Gunakan Peci Putih Hingga Suka Berbagi pada Rekan lainnya'

1. Jadi iman shalat sebelum penerbangan pagi

Dahulu ia pernah menjumpai kapten Afwan menjadi imam shalat sebelum penerbangan pagi.

"Sebelum flight pagi hari, beliau jadi imam di mushola bandara."

2. Berbagi rezeki

Tak cuma itu, kapten Afwan juga kerap berbagi rezeki ke jamaah lain setiap selesai shalat.

"Setelah shalat jamaah, beliau berbagi rezeki ke jamaah lainnya," cerita Rizki.

Menurutnya, Kaptain Afwan juga selalu berbagi rezeki jika tak sempat menunaikan ibadah Shalat Jumat.

"Saya ingat betul setiap hari Jumat kalau landing surabaya, misalkan beliau tidak sempat shalat Jumat selalu berbagi rezeki ke sekitar," tuturnya.

3. Selalu ajak rekan shalat berjamaah

Sementara itu, Kapten Afwan juga dikenal mengajak rekan lainnya untuk shalat berjamaah.

Tak hanya Rizki, banyak rekan kerja lain yang kagum dengan pribadi Captain Afwan.

"Semasa saya bekerja bersama beliau, banyak orang yang terinspirasi dengan beliau."

"Kalau ada porter, ramp, foo tahu captain Afwan mau landing surabaya, selalu respect dengan beliau," kata Rizki.

4. Pilot terbaik yang Rizki kenal

Pada akun Twitter-nya, @Eattillbadegg, Rizki mengunggah sosok pilot kapten Afwan di matanya.

Lewat cuitannya itu, menurut Rizki, captai Afwan merupakan salah satu pilot terbaik yang ia kenal.

"Capt. Afwan salah satu captain terbaik yang pernah saya kenal."

"Tidak pernah rewel walaupun pesawat ada rusak dia bilang ke teknik dengan baik dan sabar, dermawan banget lagi orangnya dan selalu identik dengan kopyah putihnya."

"Safeflight to jannah capt #SJ182," tulis Rizki, Sabtu (9/1/2021).

Ia juga mengunggah video rekamannya, saat berada di ruang cockpit bersama captain Afwan.

Terlihat pada cuitan itu, banyak warganet ikut memberi komentar.

Bahkan ada juga warganet membagikan kisah tentang sosok Kapten Afwan itu.

Biodata Kapten Afwan

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak di wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Pesawat tersebut dipiloti oleh Kapten Afwan.

Kapten Afwan tercatat sebagai mantan penerbang TNI AU periode 1987-1998, seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Pilot Sriwijaya Air yang Hilang Kontak Merupakan Mantan Penerbang TNI AU'

Saat masih aktif di TNI AU, Kapten Afwan bertugas di Skadron Udara 4 dan Akadron Udara 31.

Kapten Afwan juga merupakan alumni Ikatan Dinas Pendek (IDP) IV Tahun 1987.

"Capt Afwan adalah Penerbang TNI AU periode 1987-1998, beliau terbang di Skadron Udara 4 dan Akadron Udara 31. Alumni dari IDP IV tahun 1987," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma Indan Gilang, saat dikonfirmasi, Sabtu (9/1/2021).

Melansir dari Antara, Kapten Afwan dikenal alim di lingkungan Perumahan Bumi Cibinong Endah (BCE), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Baik orangnya santun, rajin sholat, kalau libur pasti selalu ke masjid" ungkap Ketua RT setempat, Agus Pramudibyo di kediaman Kapten Afwan, Sabtu malam.

Menurutnya, Kapten Afwan yang juga sempat menjadi bendahara masjid dan mantan ketua RT setempat sering memberi tausiah dalam setiap kegiatan keagamaan di lingkungan komplek.

"Beliau sering ngisi tausiah di arisan RT, ataupun kalau ada kegiatan-kegiatan di lingkungan perumahan sini" terang Agus.

Ia menyebutkan bahwa meski Kapten Afwan belum ber-KTP Bogor, tapi ia sudah tinggal di RT 01/10 Perumahan BCE, Kabupaten Bogor sejak 10 tahun silam.

Ia diketahui tinggal bersama seorang istri dan tiga anak, paling sulung masih duduk di bangku kelas 1 SMP dan paling bungsu masih duduk di bangku TK.

Sumber : tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel