Inilah Sosok Syekh Ali Jaber, Pendakwah dari Madinah Hafal Al Quran Sejak Usia 13 Tahun

Loading...
Loading...



Syekh Ali Jaber siapa yang tidak kenal. Belakangan ini sosoknya kerap menghias layar kaca, Syekh Ali Jaber bahkan selalu hadir memberi tausiyah di salah satu televisi swasta.

Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau yang lebih dikenal dengan Syekh Ali Jaber lahir di Madinah, 3 Februari 1976 adalah Pendakwah dan Ulama berkewarganegaraan Indonesia.

Ia juga menjadi juri pada Hafiz Indonesia dan menjadi Da'i dalam berbagai kajian di berbagai stasiun televisi nasional.

Sejak kecil Ali Jaber telah menekuni membaca Al-Quran.

Ayahnyalah yang awalnya memotivasi Ali Jaber untuk belajar Al-Quran.

Dalam mendidik agama, khususnya Al-Quran dan shalat, ayahnya sangat keras, bahkan tidak segan-segan memukul bila Ali Jaber kecil tidak menjalankan shalat.

Keluarganya dikenal sebagai keluarga yang religius.

Di Madinah ia memiliki masjid besar yang digunakan untuk syiar Islam.

Sebagai anak pertama dari dua belas bersaudara, Ali Jaber dituntut untuk meneruskan perjuangan ayahnya dalam syiar Islam.

Meski pada awalnya apa yang ia jalani adalah keinginan sang ayah, lama-kelamaan ia menyadari itu sebagai kebutuhannya sendiri dan pada usia sebelas tahun, ia telah hafal 30 juz Al-Quran.

Syekh Ali Jaber mengadakan Roadshow Muhasabbah Negeri pada tanggal 3 Oktober 2019 di Palembang.

Berikut informasi lengkap mengenai Syekh Ali Jaber dirangkum Sripoku.com dari berbagai sumber.

Syaikh Ali Jaber, sapaan akrab dari Syaikh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber.

Dia adalah salah seorang imam di masjid Nabawi, lahir di kota Madinah Al-Muna­warah pada tanggal 3 Shafar 1396 H, bertepatan dengan tanggal 3 Febuari 1976.

Pendidikan formal dan informal, di Madinah:

Ia menjalani pendidikan, baik formal maupun informal, di Madinah.

Tahun 1410 H/1989 M, ia tamat ibti­daiyah, tahun 1413 H/1992 M tamat tsa­nawiyah, tahun 1416 H/1995 M tamat aliyah.

Tahun 1417 H/1997 M hingga saat ini ia mulazamah (melazimi) pela­jaran-pelajaran Al-Qur’an di Masjid Nabawi, Madinah.

Kehidupan Pribadi

Sejak kecil Ali Jaber telah menekuni membaca Al-Qur’an.

Ayahandanyalah yang awalnya memotivasi Ali Jaber untuk belajar Al-Qur’an, karena dalam Al-Qur’an terdapat semua ilmu Allah SWT.

Dalam mendidik agama, khusus­nya Al-Qur’an dan shalat, ayahnya sa­ngat keras, bahkan tidak segan-segan me­mukul bila Ali Jaber kecil tidak men­jalankan shalat.

Ini implementasi dari hadis Nabi Muhammad SAW yang membolehkan memukul anak bila di usia tujuh tahun tidak melaksanakan shalat fardhu.

Keluarganya dikenal sebagai keluarga yang religius.

Syekh Ali Jaber memiliki masjid besar di Madinah yang digunakan untuk syiar Islam.

Se­bagai anak pertama dari dua belas ber­saudara, Ali Jaber dituntut untuk mene­ruskan perjuangan ayahnya dalam syiar Islam.

Meski pada awalnya apa yang ia jalani adalah keinginan sang ayah, lama-kelamaan ia menyadari itu sebagai ke­butuhannya sendiri.

Tidak mengheran­kan, di usianya yang masih terbilang be­lia, sebelas tahun, ia telah hafal 30 juz Al-Qur’an.

Sejak itu pula Syaikh Ali memulai ber­dakwah mengajarkan ayat-ayat Allah SWT di masjid tersebut, kemudian belanjut ke masjid lainnya.

Selama di Madinah, ia juga aktif sebagai guru tahfizh Al-Qur’an di Masjid Nabawi dan menjadi imam shalat di salah satu masjid kota Madinah.

Guru-guru Syekh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber

Guru-guru yang pernah mengajar Syekh Ali Saleh Muhammad Ali jaber adalah :

1. Syeikh Abdul Bari’as Subaity (Imam Masjid Nabawi, sebelumnya Imam Masjidil Haram)

2. Syeikh Khalilul Rahman (Ulama Al Qur’an di Madinah dan Ahli Qiraat)

3. Syeikh Prof. Dr. Abdul Azis Al Qari’ (Ketua Majelis Ulama Percetakan Al-Qur’an Madinah dan Imam Masjid Quba)

4. Syeikh Said Adam (Ketua Pengurus Makam Rasulullah SAW dan Pemegang Kunci makam Rasulullah SAW)

5. Syeikh Muhammad Ramadhan (Ketua Majelis Tahfidzul Qur’an di Masjid Nabawi)

6. Syeikh Muhammad Husein Al Qari’ (Ketua Ulama Qira’at di Pakistan).

Kehidupan Syekh Ali Jaber di Indonesia

Syekh Ali Jaber melebarkan sayap dakwahnya di tahun 2008 hingga ke Indonesia.

Kebetulan ia menikahi seorang gadis shalihah asli Lombok, Indonesia, bernama Umi Nadia, yang lama tinggal di Madinah.

Pada tahun yang sama, ia melaksana­kan shalat Maghrib di masjid Sunda Ke­lapa Jakarta Pusat.

Selepas shalat ada salah seorang pengurus masjid memin­tanya untuk menjadi imam shalat Tara­wih di masjid Sunda Kelapa, karena saat itu hampir mendekati bulan Ramadhan.

Maka Sejak itulah ia terus mendapat keper­cayaan masyarakat di sejumlah tempat di Indonesia.

Demi menunjang komuni­kasinya dalam berdakwah, ia pun mulai belajar bahasa Indonesia dan akhirnya sanggup berbicara bahasa indonesia dengan lancar.

Menikah dengan wanita Keturunan Indonesia bernama Umi Nadia, dan telah memiliki 1 anak bernama hasan, saat ini menetap di Pondok Bambu Jakarta Timur.

Kegiatan Syekh Ali Jaber di Indonesia

Kegiatan selama di Indonesia antara lain adalah sebagai berikut :

- Guru Tahfidz Al-Qur’an di Islamic Centre / Masjid Agung Al- Muttaqin Cakranegara Lombok NTB

- Imam Besar dan Khatib di Masjid Agung Al- Muttaqin Cakranegara Lombok NTB

- Imam Sholat Tarawih, Qiyamul Lail dan pembimbing Tadarus Al- Qur’an selama Ramadhan 1429 H serta Imam Sholat Idul Fitri 1429 H di Masjid Agung Sunda Kelapa Menteng Jakarta Pusat

- Pengajar di Pesantren Tahfidz Al- Qur’an Al- Asykar Puncak Jawa Barat

- Muballigh Majelis Taklim di Jakarta dan sekitarnya (Nikmatnya sedekah MNCTV, Indonesia Menghafal MNCTV, dan mengajar di majelis taqlim di pancoran)

- Menjadi Juri di acara Hafiz 2014 RCTI

Filmografi

Televisi

Nikmatnya Sedekah

Cahaya dari Madinah

Kurma (kuliah ramadhan)

Hafiz Indonesia

Damai Indonesiaku

Kultum Bersama Syekh Ali Jaber

Film

Surga Menanti

Biodata Syekh Ali Jaber

Gelar: Syekh

Nama: Ali Jaber

Lahir: Ali Saleh Mohammed Ali Jaber, 3 Shafar 1396 H / 03 FEB 1976 M, Kota Madinah Munawarah, Saudi Arabia

Kebangsaan: Indonesia

Etnis: Arab

Pendidikan: di Madinah, 1410 H Tamat Ibtidaiyah, 1413 H Tamat Tsanawiyah, 1416 H Tamat Aliyah, dan 1417 H, Mulazamah dan Kursus Al-Quran di Masjid Nabawi – Madinah.

Istri / Menikah dengan: Umi Nadia (Wanita Keturunan Indonesia)

Anak: Hasan

Media sosial: Instagram: @syekh.alijaber, Twitter: @syekhalijaber, Youtube: Syekh Ali Jaber

Website: www.alijaberindonesia.com

Sumber : tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel