Syekh Ali Jaber Rela Berutang Demi Berangkatkan Haji Pemulung

Loading...
Loading...


Kenangan Syekh Ali Jaber akan sosoknya yang karismatik masih membekas pada jamaahnya. Sang adik, Syekh Muhammad, akan berusaha melanjutkan perjuangan syiar Syekh Ali Jaber.

"Insyallah Syekh Ali Jaber tetap kita perjuangkan perjuangannya. Walaupun beliau sudah wafat, tetapi insya llah kita bisa meneruskan," ucap Syekh Muhammad di Daarul Quran, Cipondoh, Tangerang Selatan.

Ada cerita ketika Syekh Ali Jaber beniat untuk memberangkatkan haji pemulung. Di tengah niat itu, Syekh Muhammad menceritakan Syekh Ali Jaber mengalami kesulitan hingga dia harus berjuang mewujudkan niat pemulung itu naik haji.

"Ya insyaallah mudah-mudahan (berangkat haji). Di masjid tadi sudah kita sampaikan sebenarnya Syekh Ali Jaber banyak cobaan beberapa tahun yang lalu, sampai dia punya utang sebenarnya karena ini (menaikan haji pemulung)," cerita Syekh Muhammad.

"Beliau membantu memberangkatkan jamaah. Walaupun dia nggak mampu, tapi beliau pinjam dari teman, sahabat, untuk jamaah. Makanya tadi saya sampaikan ke seluruh jamaah. Apabila beliau punya utang, alihkan kepada saya. Saya akan tanggung jawab, biar beliau tenang di kubur dan bebas dari utang," sambungnya.

Sampai saat ini Syekh Muhammad mengatakan sangkutan utang Syekh Ali Jaber belum selesai.

"Belum, masih (ada utang). Tadi sudah dibicarakan insyaallah," ucap Syekh Muhammad.

Syekh Muhammad mengingatkan untuk semua orang yang punya utang piutang dengan Syekh Ali Jaber bisa diselesaikan dan dialihkan kepadanya. Syekh Muhammad bersyukur ada yang membantu Syekh Ali Jaber.

"Bagi yang memiliki hak, kalau memaafkan alhamdulillah. Semoga Allah ganti yang lebih baik. Kalau betul-betul masih tagih, boleh alihkan kepada saya," tuturnya.

"Insyaallah kita usaha, dibantu juga sama ustaz Yusuf Mansur menyelesaikan masalah Syekh Ali Jaber. Karena mungkin itu adalah janji," tegas Syekh Muhammad.

Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel